Unsur F: Mutu Artikel dan Substansi
Judul, abstrak, orisinalitas, analisis, simpulan, dan kualitas rujukan.
Mengapa unsur ini penting
Mutu artikel adalah unsur terbesar dengan 34 poin, dan dinilai pada semua artikel di nomor yang diajukan tanpa sampling. Orisinalitas (F.4) dan analisis (F.5) saja bernilai 15 poin.
Yang paling sering membuat poin hilang
- Pendahuluan tidak menunjukkan state of the art dan kesenjangan penelitian.
- Pembahasan berhenti di deskripsi hasil tanpa perbandingan kritis.
- Daftar pustaka kurang dari 15 rujukan, didominasi sumber sekunder, atau sebagian besar lebih tua dari sepuluh tahun.
Cara memperbaikinya
Judul, abstrak, orisinalitas, analisis, dan simpulan dinilai dengan rubrik berbasis teks Juknis; nisbah sumber primer dan kemutakhiran pustaka dihitung dari daftar pustaka. Karena norma antarbidang berbeda, band untuk F.4 dan F.5 sengaja dibuat lebih lebar. Unsur ini tidak diperbaiki oleh mesin; perbaikannya datang dari desk review naskah berikutnya.
Indikator dan cara Paperway menilainya
| Kode | Indikator | Poin | Dinilai dari | Perbaikan |
|---|---|---|---|---|
| F.1 | Judul artikel | 2 | Sumber publik Rubrik AI dengan teks Juknis | Laporan saja |
| F.2 | Abstrak | 3 | Sumber publik Rubrik AI dengan teks Juknis | Laporan saja |
| F.3 | Kata kunci | 1 | Sumber publik Rubrik AI dengan teks Juknis | Laporan saja |
| F.4 | Kepioniran/orisinalitas/analisis kesenjangan | 7 | Sumber publik Rubrik AI dengan teks Juknis | Laporan saja |
| F.5 | Analisis dan sintesis | 8 | Sumber publik Rubrik AI dengan teks Juknis | Laporan saja |
| F.6 | Penyimpulan | 5 | Sumber publik Rubrik AI dengan teks Juknis | Laporan saja |
| F.7 | Nisbah sumber acuan primer | 3 | Sumber publik Aturan dan parser · Korpus ISSN, Crossref, OpenAlex | Laporan saja |
| F.8 | Derajat kemutakhiran pustaka | 3 | Sumber publik Aturan dan parser | Laporan saja |
| F.9 | Cakupan keilmuan | 2 | Sumber publik Rubrik AI dengan teks Juknis · Korpus ISSN, Crossref, OpenAlex | Laporan saja |
Teks indikator menurut Juknis
F.1 Judul artikel
Judul artikel informatif, spesifik, dan menggambarkan temuan penelitian. Skala poin: 2 · 1 · 0
F.2 Abstrak
Abstrak jelas dan ringkas memuat latar, tujuan, metode, hasil, dan simpulan dengan bahasa sesuai ketentuan. Skala poin: 3 · 2 · 0
F.3 Kata kunci
Kata kunci merepresentasikan konsep penting artikel dan dapat ditemukan dalam penelusuran. Skala poin: 1 · 0,5 · 0
F.4 Kepioniran/orisinalitas/analisis kesenjangan
Kepioniran/orisinalitas dibuktikan dengan tinjauan state of the art, analisis kesenjangan, dan justifikasi kontribusi — metadata atau abstrak saja tidak cukup untuk menilainya. Skala poin: 7 · 5 · 3 · 1
F.5 Analisis dan sintesis
Analisis dan sintesis menilai kejelasan metode, deskripsi hasil, kedalaman interpretasi, dan perbandingan kritis dengan pengetahuan relevan. Skala poin: 8 · 6 · 4 · 1
F.6 Penyimpulan
Penyimpulan menjawab tujuan penelitian, menyajikan hasil utama, dan menyatakan implikasi. Skala poin: 5 · 3 · 1
F.7 Nisbah sumber acuan primer
Nisbah sumber acuan primer: >80% primer dengan ≥15 referensi (3); 40–80% (2); <40% (1); referensi <15 (0,5). Skala poin: 3 · 2 · 1 · 0,5
F.8 Derajat kemutakhiran pustaka
Derajat kemutakhiran pustaka dalam sepuluh tahun terakhir: >80% mutakhir (3); 40–80% (2); <40% (1). Skala poin: 3 · 2 · 1
F.9 Cakupan keilmuan
Cakupan keilmuan: 100% artikel sesuai scope (2); ≥90% (1,5); ≥80% (1); <80% (0,5). Skala poin: 2 · 1,5 · 1 · 0,5
Paperway memberikan proyeksi otomatis berdasarkan Kepdirjen 374/2026 dari sumber publik. Ini bukan hasil resmi ARJUNA/Kemdikbud dan bukan jaminan peringkat apa pun.